Minggu, 31 Oktober 2010

Pengenalan Microsoft Visual Basic 6.0

Bahasa Basic pada dasarnya adalah bahasa yang mudah dimengerti sehingga pemrograman di dalam bahasa Basic dapat dengan mudah dilakukan meskipun oleh orang yang baru mengenal membuat program. Hal ini lebih mudah lagi setelah hadirnya Microsoft Visual Basic, yang dibangun dari ide untuk membuat bahasa yang sederhana dan mudah dalam pembuatan script-nya (simple scripting language) untuk graphic user interface yang dikembangkan dalam sistem operasi Microsoft Windows.
Ledakan pemakaian Visual Basic ditandai dengan kemampuan Visual Basic untuk dapat berinteraksi dengan aplikasi lain di dalam sistem operasi Windows dengan komponen ActiveX Control. Dengan komponen ini memungkinkan penguna untuk memanggil dan menggunakan semua model data yang ada di dalam sistem operasi windows.
Hal ini juga ditunjang dengan teknik pemrograman di dalam Visual Basic yang mengadopsi dua macam jenis pemrograman yaitu Pemrograman Visual dan Object Oriented Programming (OOP). Visual Basic 6.0 sebetulnya perkembangan dari versi sebelumnya dengan beberapa penambahan komponen yang sedang tren saat ini, seperti kemampuan pemrograman internet dengan DHTML (Dynamic HyperText Mark Language), dan beberapa penambahan fitur database dan multimedia yang semakin baik. Teknologi akses data yang dimiliki oleh visual basic 6.0 yaitu teknologi ActiveX Data Object atau yang lebih dikenal dengan nama ADO.
ADO adalah teknologi terbaru dari Microsoft untuk memanipulasi informasi dari database relasional dan non relasional. ADO mampu mengintegrasikan program aplikasi database yang dibangun dengan berbagai sumber data seperti Microsoft Access, SQL Server, ODBC, Oracle dan lain sebagainya


PENGANTAR ANALISA SISTEM

Analisa sistem mempelajari interaksi yang sepenuhnya rumit, tidak terdefinisi dan sukar antara manusia, kelompok manusia, komputer dan organisasi. Masalah ini menjadi lebih pelik karena suatu sistem tidak pernah dianggap selesai. Seringkali, status selesainya sistem diberikan lebih karena dapat digunakan pada waktu yang relatif lama. Dalam bukunya Martin E. Modell menyebutkan pengembangan sistem akan dengan cepatnya mencapai angka sembilan puluh lima persen dan tetap sembilan puluh lima persen selama-lamanya, karena tak ada sistem sempurna dan selalu terbuka peluang untuk mengembangkan dan mengembangkannya lagi.
Pada abad informasi sepeti sekarang ini sulit dibanyangkan ketidak-tergantungan terhadap sistem. Apapun latar belakang seseorang, mengerti tentang analisa sistem secara keseluruhan adalah sangat penting, terutama jika bekerja pada lingkungan informasi. Melalui pengertian tentang sistem, kita akan sadar bahawa kita hidup dalam dunia sistem, sistem yang berada dalam sistem, yang merupakan bagian dari sistem yang lebih besar lagi. Melalui itu kita semua sebagai pribadi ataupun profesional hidup dalam berbagai variasi sistem dimana kita merupakan bagian darinya. Selain itu, berfikir tentang sistem dalah pendekatan yang penting, tidak saja ditinjau dari sudut para profesional sistem, tetapi juga dari persepsi sebagai anggota masyarakat.